Selama masih ada rindu di nadiku,
jangankan senyummu.
Nafasmu pun akan ku puisikan
jangankan senyummu.
Nafasmu pun akan ku puisikan
Dari hari-hari yang tak pernah kau ketahui, aku menulis, lalu berhenti menulis, menulis lagi, berhenti lagi. Menulis tentang aku, tentang kau. Tentang kita. Semua.
Komentar
Posting Komentar